Kurikulum Indonesia Kaku

Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan kurikulum di Indonesia harus mendukung ke arah peningkatan tersebut. Namun kurikulum tersebut dinilai belum menunjang.

”Kurikulum di Indonesia masih kaku,” kata Said Hamid Hasan, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia saat Seminar Nasional Pemerataan Peningkatan Mutu dan Akses Pendidikan Indonesia 2009-2014 di Jakarta,Kamis (25/6).

Said mengatakan bahwa aspek kemanusiaan tidak diindahkan. Seperti aspek rasa ingin tahu, kebersamaan dan kemanusiaan yang penting dalam proses pendidikan tidak diuji. Ia mencontohkan bahwa proyek ilmiah bisa meningkatkan rasa ingin tahu dan program kemanusiaan bisa menumbuhkan rasa kemanusiaan.

Untuk di tingkat perguruan tinggi, kata Said, kurikulum atau mata pelajaran yang diajarkan pada mahasiswa sama. “Akhirnya menghasilkan alumnus dengan konsep yang sama,” kata dia. Saat ini standar pendidikan di Indonesia menurutnya, mengacu pada standar internasional berdasarkan OECD (Organisation for Economics Co-operation and Development).

Padahal negara-negara lain yang mengikuti standar tersebut sudah mulai mengakreditasi standar nasionalnya menjadi standar internasional.

Seperti Malaysia dan Thailand. ”Indonesia seharusnya tidak hanya menyesuaikan sesuai standar internasional. Tapi lebih disesuaikan dengan yang dibutuhkan di Indonesia,” kata dia.

Sumber : Republika Online

http://www.republika.co.id/berita/58425/Kurikulum_Indonesia_Kaku

2 Tanggapan to “Kurikulum Indonesia Kaku”

  1. Ade Asrianto Says:

    ass….
    buat admin…

    ini blog nya terlalu berat buat di buka…
    kaya na map visitor itu gak perlu gak usah di pake aja…
    trus kalender buat apa 2 satu aja uda cukup/…
    trus header nya bisa diganti dengan gambar mutiara pa gampar SMP mutiara,,,

    terima kasih…
    kalo butuh bantuan kirimin login nya biar saya editin…

    salam…
    alumni mutir…

  2. Ade Asrianto Says:

    oya…
    satu lagi…

    saya juga penggemar wordpress…

    kalau emang mau nampilin full archive pd setiap potingan
    buat aja untuk per page nya 2 postingan…
    kalo gak buat setiap postingan makai read more..

    jad bisa per page nya 5 potingan

    terimakasih…

    salam…
    alumni mutir…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: